Penyemaian dan Pengetesan Daya Tumbuh (Komplain)

Bismillah

Di post kali  karena adanya beberapa Pembeli benih di petani rumahan yang mengeluh kan beberapa benih yg tidak tumbuh maka saya mencoba menyemai dengan cara yg sederhana sebagai bentuk pengetesan/cross check saja apabila memang tidak tumbuh maka tentunya tidak akan saya jual, rencananya hanya dilakukan tiap bulan sekali jadi harus antri nih benih di tes nya.

Untuk Tes pertama ada 32 kandidat benih yg sering di keluhkan tidak tumbuh: kenapa 32 dulu tidak sekaligus 100an benih ya pertimbangannya karena saya hanya punya 2 tray semai yg masing2 tray semai memiliki 16 baris lubang

Benih yang dites pada hari Ahad 1 November 2015 yaitu:

Tray 1:

(1) SD3 Sawi Bunga Batang Hijau, (2) SD15 Bawang Daun, (3) Kol Hijau KK Cross (4) SD23 Bayam Jepang/Spinach, (5) SD25 Mustard Headed, (6) SD26 Swiss Chard, (7) SD28 Kohl Rabi, (8) SD29 Sawi Pahit, (9) SD30 Turnip Top, (10) SD31 Bunga Kol Tardux, (11) SD32 Bunga Kol Romanesco, (12)LT10 Lettuce Romaine, (13) LT18 Lettuce Hybrid Primora 14, (14) UM3 Lobak Merah,(15) UM4 Wotel dan (16)UM8 Radish Scarlet Globe

Tray 2:
(17) UM9 Radish French Breakfast 3, (18) LL3 Wijen Hitam , (19) LL6 Arugula/Rocket, (20) HB1 Basil Keriting, (21) HB2 Parsley Moss Curled, (22) HB3 Cress, (23) HB4 Chervil, (24) HB5 Basil Genovese, (25)  HB6 Fennel/Adas, (26) HB7 Chives, (27) HB8 Ketumbar, (28) HB9 Tarragon, (29) HB13 THYME, (30) HB14 Salvia/Sage, (31) LL10 Andewi/Indive dan (32) LL11 Chicory

Penyemaian menggunakan media cocopeat, benih tanpa perlakuan jadi langsung disemai sedalah setengah senti meter
Penyemaian menggunakan media cocopeat, benih tanpa perlakuan jadi langsung disemai sedalah setengah senti meter

Dan Hasil sampai Hari Sabtu 7  November adalah:

Beberapa Benih bisa berkecambah dengan baik pada penyemaian standar tanpa perendaman benih, tanpa pemberian hormon perangsang maupun pupuk
Beberapa Benih bisa berkecambah dengan baik pada penyemaian standar tanpa perendaman benih, tanpa pemberian hormon perangsang maupun pupuk

Dan yang berhasil sprout  ada 15 jenis  Sawi bunga Batang Hijau (2HSS), Bawang Daun (3HSS), Spinach(2HSS), mustard (2HSS), Swiss Chard(3HSS), Kohl Rabi (2HSS),  Sawi Pahit (6HSS), Bunga Kol Tardux (2HSS), Bunga Kol Romanesco (3HSS), Wortel (6HSS), Wijen Hitam(2HSS), Basil Daun Lebar(6HSS), Ketumbar (7HSS), Thyme (3HSS), Salvia/Sage (6HSS)

Tampak berurutan dari kiri: Sawi Bunga Batang Hijau, Bawang Daun, Spinach, dan Swiis Chard
Tampak berurutan dari atas : Sawi Bunga Batang Hijau, Bawang Daun, Spinach, mustard dan Swiis Chard

Ya setelah seminggu baru 15 jenis yg sprout (kurang dari 50%) ,saya masih menunggu samai 2 minggu kalau belum numbuh juga ya memang tidak akan dijual lagi

untuk 15 jenis yg sdh tumbuh maka sudah saya jual kembali, kecuali SD18 kol hijau KK Cross itu tetap saya jual tapi dengan stok yg baru yg saya beli akhir oketober kemarin meskipun belum saya tes (akan saya tes pada gelombang kedua)

Adapun benih yang sudah terlanjur dibeli, dan termasuk dari benihbenih yang tidak tumbuh, maka mohon maaf tidak ada penggantian dari pihak saya, karena pertama kalau anda merasa dirugikan saya juga merasakan hal yang sama, kalau anda rugi puluhan ribu saya rugi ratusan ribu dari puluhan sachet benih yg tidak bisa saya jual lagi..

Intinya saya ucapkan terima kasih atas komplain dari para pembeli semua karena dari komplain tersebut nanti nya bisa meningkatkan kualitas dan pelayanan terhadap . Kalau ada benih lain yang perlu dikomplain silahkan isi dikolom komentar untuk dites pada gelombang kedua 2 minggu lagi.

Telah Di Buka Toko “Rumah Tani” Cileungsi

Alhamdulillah mulai tanggal 1 September 2015 ini telah di buka Toko Pertanian di Cileungsi. Bagi anda yang berada di wlayah cileungsi dan sekitarnya seperti bekasi, cibubur,dan bogor yang ingin berkebun silahkan bisa membeli langsung di toko kami.

Kami Insyaallah akan  Menyediakan:

  1. Benih Sayuran, Buah dan Bunga. (sudah tersedia).
  2. Bibit Sayuran, Buah dan Bunga (Belum Terseidia).
  3. Media Tanam : Media Tanam, Kompos, Cocopeat , Arang Sekam/Sekam Bakar, Sekam Mentah, Pasir Malang, akar Pakis (ini yang baru tersedia)
  4. Pupuk : pupuk kandang, NPK, Gandasil, Pupuk Organik Cair, Guanomate, BOF, Pupuk Buah dan Bunga,
  5. Obat-obatan Pertanian: Herbisida/Pembasmi Rumput, Furadan, EM4, Insektidida,
  6. Perlengkapan Hidroponik: Nutrisi AB Mix, Rockwool, Net Pot, Hidroton, Flanel,
  7. Perlengkapan Berkebun: paranet, plastik UV, gunting stek, Gunting Rumput, Cangkul Kecil, Sekop Kecil, Sprayer, Alat Siram
  8. Berbagai Macam dan Ukuran Pot dan Pot Tray

MOHON MAAF TOKO OFFLINE TAHUN INI TUTUP DULU

Petani Rumahan : Mencari Benih/Bibit Untuk Tugas Sekolah

Pendahuluan

“Pak ada bibit sayuran? Buat tugas sekolah dikumpulin besok?”

“Kak Mau beli benih dong tapi yang sudah jadi tanaman, buat tugas sekolah?”

Itulah sebagian sms yang masuk dari anak sekolahan maupun orang tua yang intinya sedang mencari benih dan bibit sayuran buat tugas sekolah.

Solusi

Ada beberapa solusi yang anda bisa gunakan agar tidak usah beli benih dikarenakan tidak tahu tempat belinya atau pun jauh letak toko benih tersebut. Ini bisa digunakan bagi siapa saja bukan hanya anak sekolahan saja

1, Benih Tanaman

Alternatif pertama: carilah biji kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kedelai dan jugung. Untuk biji kacang-kacangan beli saja ditoko sembako ada. Kemungkinan daya tumbuhnya tidak setinggi benih yang dijual akan tetapi untuk tugas sekolah saya kira tidak masalah. Biji kacang merah dicari di tukang sayur atau pasr sayur. Biji jagung bisa dibeli di toko pakan burung yang sekarang menjamur di perkotaan. Biji-biji tsb bisa langsung ditanam, satu lubang taruhlan 5 biji atau lebih sebagai antisipasi kalau ada yang tidak tumbuh, kalau tumbuh semua maka cabutlah sebagianny dan sisakan 1-2 tanaman saja

jagung, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau
jagung, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau
Kacang Merah
Kacang Merah

Alternatif kedua: carilah buah cabe dan tomat yang sudah sangat masak bisa cari didapur atau dikulkas, kalau tidak ada ya beli di pasar atau tukang sayur. Ingat pilihlah yang berwarna merah tua dan tidak keriput karena itu menandakan buah tersebut dipanen ketika sudah tua. Adapun buah yang keriput atau warnanya tidak terlalu merah maka biasanya dipanen masih muda. Caranya ambillah buah tomat dan cabe  perlu dibelah terlebih dahulu buahnya dan diambil bijinya dan bisa langsung disemai.

Tomat dan Cabe
Tomat dan Cabe

2. Bibit Tanaman

Apabila dibutuhkan adalah bibit tanaman maka alternatif pertama bisa cari sayuran yang dipenennya dicabut seperti kangkung, bayam, daun bawang daun, seledri, bawang kucai dsb. Carilah dipasar atau ditukang sayur ada. Setelah dibeli maka buka ikatannya dan pilihlah tanaman paling kecil biasanya itu sebagai indikator tanaman tersebut masih muda/belum tumbuh maksimal sehingga ketika ditanam maka masih bisa tumbuh bagus. Perlu diperhatikan juga dengan memilih tanaman banyaknya akarnya karena akan cepat tumbuh kalau kita tanam.

Kancung Cabut
Kancung Cabut
bayam cabut
bayam cabut
daun bawang dan seledri
daun bawang dan seledri
bawang kucai
bawang kucai

Alternatif kedua  bisa juga digunakan bibit yang ditanam dengan distek maka kita bisa membeli sayur kemangi, katuk, mint, dsb yang bisa diperbanyak dengan cara stek. Caranya tinggal ambil dan pilihlah beberapa batang tanaman yang agak tua tsb kemudian kurangi sebagian besar daunnya untuk mengurangi penguapan. kemudian tancapkan dimedia tanam, tancapkan lebih dari satu batang dalam satu pot bisa 3-5 batang sebagai antisipasi kalau ada yang tidak tumbuh. Siram secara rutin, usakan selalu basah tanahnya.

kemangi
kemangi
Katuk
Katuk
Daun Mint
Daun Mint

Alternatif ketiga adalah dengan menanam tanaman rimpang seperti , jahe, kunyit, kencur dsb bisa dicari didapur/kulkas kalau tidak ada maka carilah ditukang sayur/pasar. Pilihlah dan carilah rimpang yang mempunyai mata tunas. Kemudian setelah didapat rimpang yang bagus maka bisa langsung ditanam caranya hanrus dipendam didalam tanah.

Jahe dan Kunyit
Jahe dan Kunyit

Alternatif keempat bisa menggunakan tanaman yang berkembang biak umbi lapis dan yang paling mudah yaitu bawang merah.  Pilih lah bawang merah yang sudah luma biasanya diketahui dari kulit luarnya sudah kering dan tidak busuk. Cara tanamnya tinggal ditanam saja umbi bawang merah tersebut di tanah.

Bawang Merah
Bawang Merah

Penutup

Demikian lah sedikit solusi yang bisa saya berikan bagi para pelajar, orang tua murid dan siapa saja yang memerlukan benih/bibbit tanpa membeli di toko pertanian atau kebun benih. Bisa juga digunakan bagi yang gagal menanamnya menggunakan benih. Sebagaimana solusi diatas ini lebih mudah dan lebih cepat dipanen/tumbuhnya dari pada menanam menggunakan benih seperti bawang daun, bawang merah,mint dan kemangi.

Petani Rumahan: Budidaya Labu Siam

Seringkali saya mendapatkan pesanan/saran dari beberapa pembeli:

“Ada jual benih labu siam ga?”

“Tolong lengkapin koleksi benihnya dong seperti labu siam!”

Saya sendiri bingung memangnya ada benih labu siam ya? Karena memang labu siam dikembang biak kan dari bibit yang ditunaskan dari buah labu siam tersebut, sebagaimana kelapa.

Maka pada kesempatan ini saya akan menulis mengenai cara budidaya labu siam, sebenarnya saya belum pernah menanam sendiri, hanya saja saya memperhatikan orang tua saya dulu sewaktu menanam labu siam sehingga gambar saya ambil saja google:

1. langkah pertama: kita cari labu siam yang tua, karena kita tinggal di kota jadi cari saja di pasar ya, kalau di desa kan bisa kita minta ke tetangga yang menanam labu siam :):

Pilih labu siam yang tua, biasanya sih warnanya agak kekuningan,kulitnya lebih keras kalau kita tusuk dengan kuku , tapi paling simpel nanya penjualnya saja
Pilih labu siam yang tua, biasanya sih warnanya agak kekuningan,kulitnya lebih keras kalau kita tusuk dengan kuku , tapi paling simpel nanya penjualnya saja

2. Langkah kedua : pembibitan,

Setelah kita mendapatkan labu siam yang cukup tua maka taruh ditempat yang lembab dan tidak terkena matahari agar tunas bisa segera muncul mungkin diperlukan waktu sekitar 15 harian bahkan lebih,

buah labu siam yang sudah mengeluarkan tunas = bibit siap tanam
buah labu siam yang sudah mengeluarkan tunas = bibit siap tanam

3. Langkah Ketiga adalah Penanaman:

Persiapan yang perlu dipersiapkan tentu media tanam tanah yang sudah digemburkan campurkan dengan pupuk dasar seperti pupuk kandang, kompos dan NPK juga boleh, setelah siap baru deh proses penaman dilakukan:

penanaman labu siam

4,Langkah keempat:

Setelah ditanam tentunnya tanaman labu siam akan tumbuh menjalar maka perlu diberikan ajir atau bambu penyangga atau pun atap/para-para agar tanaman tidak menjalar ditanah atau pun menjalar kemana-mana sehingga tidak rapi. Tanaman akan bercabang cabang seiring dengan bertambahnya daun (karena diketiak daun muncul cabang baru).  Dan cabang-cabang muda/pucuk-pucuk tersebut bisa kita petik sebagai sayauran. Sudah pernahkan tentunya memasak sayur daun muda dari labu siam sekaligus pucuk tanamannya kan?

para-para tempat labu siam menjalarkan dirinya
para-para tempat labu siam menjalarkan dirinya
daun dan pucuk labu siam Cocok dimasak dibuat sayur bening atau pun oseng-oseng
daun dan pucuk labu siam
Cocok dimasak dibuat sayur bening atau pun oseng-oseng
bunga dan bakal buah labu siam cocok untuk disayur bening maupun dioseng-oseng :
bunga dan bakal buah labu siam 
Siap untuk dipanen
Siap untuk dipanen

KIRIMAN FOTO TANAMAN PEMBELI

Ada beberapa pembeli yang mengirimkan gambar hasil berkebunnya dari benih yang saya jual via whatsapp ke nomor 0852 2242 0212

diantaranya yang masih saya simpen sebagiannya sudah kehapus :

1. Ika Rahmawati dari Pati

IMG-20140504-WA0000

2. Wiwied di Bogor (Kacang panjang dipagar rumah)

IMG-20140608-WA0000

IMG-20140608-WA0001

3. Fitriana Paraswita dari Bandung

IMG-20140611-WA0002

IMG-20140611-WA0003

IMG-20140611-WA0007

IMG-20140611-WA0008

IMG-20140611-WA0009

4. Purwaningsih Jakarta

IMG-20140720-WA0002

IMG-20140720-WA0004

5. Anisa Paramitha dari Bekasi

IMG-20140808-WA0001

IMG-20140808-WA0002

IMG-20140808-WA0005

6. Tri Nuraeni dari Pangandaran

IMG-20140822-WA0007

IMG-20140822-WA0010

IMG-20140822-WA0006

IMG-20140822-WA0004

7. Wahyu dari Bogor

IMG-20140826-WA0001

BE OPEN : Membuat Benih Cabe dan Tomat (1)

 

Bagi anda yang suka berkebun tentunya anda memerlukan benih yang perlu disemai atau ditanam. Kebutuhan benih tersebut tentunya bisa dipenuhi  dengan membeli benih misalnya beli di toko pertanian, atau beli online yang begitu banyak dan mudah didapatkan misalnya di lapak saya.

Tetapi sebenarnya ada banyak benih yang bisa kita buat sendiri jika kita open. Ini bukan Open dalam bahasa inggris yang artinya membuka. Tapi open dalam istilah Bahasa Jawa yang artinya telaten .  Pada kesempatan ini saya akan menulis tentang membuat benih sendiri sehingga kita tidak tergantung dengan pembelian  benih. Koq saya membahas tentang hal ini padahal saya penjual benih ya? Bukannya nanti omset saya menurun?

Oh saya tidak mau berpikir sampai sejauh itu, yang  jelas saya ingin menulis hal ini. Saya bukan orang yang pragmatis dalam hal ini. Maksud saya kalau benih bisa anda buat ngapain beli, salah satu tujuan saya membuat blog ini adalah membantu anda berkebun.

Kembali ke pembahasan membuat benih sendiri, diantara benih yang bisa kita buat adalah jenis:

  Baca lebih lanjut

CARA MENANAM DAN MASA PANEN BEBERAPA SAYURAN

Bismillah

Alhamdulillah marilah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas curahan nikmat yang senantiasa mengalir ke dalam kehidupan kita.

Di akhir bulan ini saya akan mengulas sedikit dari beberapa literatur yang saya baca mengenai cara menanam dan masa panen beberapa tanaman sayuran. Tulisan ini dilatar belakangi banyak pertanyaan mengenai cara menanam dan masa panen beberapa tanaman. Tulisan tentunya tidak mencakup semua sayuran namun semoga cukup mewakili.

Secara umum menanam sayuran ada yang bisa langsung ditanam langsung terutama untuk benih dengan ukuran yang besar, sedangkan benih yang ukurannya kecil perlu dilakukan penyemaian terlebih dahulu. Diantara alasannya adalah biji yang besar tentunya susah terbawa gangguan alam seperti hujan dan angin demikian juga kecambah yang dihasilkan juga lebih kuat. Begitu pun sebaliknya biji yang kecil apabila ditanam langsung kemudian terkena hujan atau diterpa angin tentu mudah tercecer kemana-mana, kecambah yang dihasilkan juga mudah rusak, patah dan roboh tentunya.

Mengenai Masa panen pun sebenarnya tergantung pertumbuhan tanaman semakin subur tanaman maka semakin cepat dia bisa dipanen. Anda yang menanam dengan metode hidroponik dengan menggunakan pupuk AB mix sehingga kebutuhan unsur makro dan mikro tanaman terpenuhi tentunya lebih cepat panen daripada tanaman yang ditanaman media tanah biasa. Pengalaman saya ketika berbincang dengan petani ibukota di bantaran kali, dia bercerita bahwa dia memanen caisim/sawi hijau pada umur 25 hari setelah semai padahal normalnya orang tua saya yang merupakan petani memanennya sekitar 45 hari. Perbedaannya adalah pupuk nitrogen yang diberikan oleh petani ibukota ini adalah berkali-kali yaitu setiap 3-5 hari sekali, sedangkan orang tua saya hanya memberi pupuk cuma sekali saja.

Berikut ini adalah tabel cara menanam dan masa panen beberapa sayuran semoga bermanfaat Baca lebih lanjut