Petani Rumahan : Mencari Benih/Bibit Untuk Tugas Sekolah

Pendahuluan

“Pak ada bibit sayuran? Buat tugas sekolah dikumpulin besok?”

“Kak Mau beli benih dong tapi yang sudah jadi tanaman, buat tugas sekolah?”

Itulah sebagian sms yang masuk dari anak sekolahan maupun orang tua yang intinya sedang mencari benih dan bibit sayuran buat tugas sekolah.

Solusi

Ada beberapa solusi yang anda bisa gunakan agar tidak usah beli benih dikarenakan tidak tahu tempat belinya atau pun jauh letak toko benih tersebut. Ini bisa digunakan bagi siapa saja bukan hanya anak sekolahan saja

1, Benih Tanaman

Alternatif pertama: carilah biji kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kedelai dan jugung. Untuk biji kacang-kacangan beli saja ditoko sembako ada. Kemungkinan daya tumbuhnya tidak setinggi benih yang dijual akan tetapi untuk tugas sekolah saya kira tidak masalah. Biji kacang merah dicari di tukang sayur atau pasr sayur. Biji jagung bisa dibeli di toko pakan burung yang sekarang menjamur di perkotaan. Biji-biji tsb bisa langsung ditanam, satu lubang taruhlan 5 biji atau lebih sebagai antisipasi kalau ada yang tidak tumbuh, kalau tumbuh semua maka cabutlah sebagianny dan sisakan 1-2 tanaman saja

jagung, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau
jagung, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau
Kacang Merah
Kacang Merah

Alternatif kedua: carilah buah cabe dan tomat yang sudah sangat masak bisa cari didapur atau dikulkas, kalau tidak ada ya beli di pasar atau tukang sayur. Ingat pilihlah yang berwarna merah tua dan tidak keriput karena itu menandakan buah tersebut dipanen ketika sudah tua. Adapun buah yang keriput atau warnanya tidak terlalu merah maka biasanya dipanen masih muda. Caranya ambillah buah tomat dan cabe  perlu dibelah terlebih dahulu buahnya dan diambil bijinya dan bisa langsung disemai.

Tomat dan Cabe
Tomat dan Cabe

2. Bibit Tanaman

Apabila dibutuhkan adalah bibit tanaman maka alternatif pertama bisa cari sayuran yang dipenennya dicabut seperti kangkung, bayam, daun bawang daun, seledri, bawang kucai dsb. Carilah dipasar atau ditukang sayur ada. Setelah dibeli maka buka ikatannya dan pilihlah tanaman paling kecil biasanya itu sebagai indikator tanaman tersebut masih muda/belum tumbuh maksimal sehingga ketika ditanam maka masih bisa tumbuh bagus. Perlu diperhatikan juga dengan memilih tanaman banyaknya akarnya karena akan cepat tumbuh kalau kita tanam.

Kancung Cabut
Kancung Cabut
bayam cabut
bayam cabut
daun bawang dan seledri
daun bawang dan seledri
bawang kucai
bawang kucai

Alternatif kedua  bisa juga digunakan bibit yang ditanam dengan distek maka kita bisa membeli sayur kemangi, katuk, mint, dsb yang bisa diperbanyak dengan cara stek. Caranya tinggal ambil dan pilihlah beberapa batang tanaman yang agak tua tsb kemudian kurangi sebagian besar daunnya untuk mengurangi penguapan. kemudian tancapkan dimedia tanam, tancapkan lebih dari satu batang dalam satu pot bisa 3-5 batang sebagai antisipasi kalau ada yang tidak tumbuh. Siram secara rutin, usakan selalu basah tanahnya.

kemangi
kemangi
Katuk
Katuk
Daun Mint
Daun Mint

Alternatif ketiga adalah dengan menanam tanaman rimpang seperti , jahe, kunyit, kencur dsb bisa dicari didapur/kulkas kalau tidak ada maka carilah ditukang sayur/pasar. Pilihlah dan carilah rimpang yang mempunyai mata tunas. Kemudian setelah didapat rimpang yang bagus maka bisa langsung ditanam caranya hanrus dipendam didalam tanah.

Jahe dan Kunyit
Jahe dan Kunyit

Alternatif keempat bisa menggunakan tanaman yang berkembang biak umbi lapis dan yang paling mudah yaitu bawang merah.  Pilih lah bawang merah yang sudah luma biasanya diketahui dari kulit luarnya sudah kering dan tidak busuk. Cara tanamnya tinggal ditanam saja umbi bawang merah tersebut di tanah.

Bawang Merah
Bawang Merah

Penutup

Demikian lah sedikit solusi yang bisa saya berikan bagi para pelajar, orang tua murid dan siapa saja yang memerlukan benih/bibbit tanpa membeli di toko pertanian atau kebun benih. Bisa juga digunakan bagi yang gagal menanamnya menggunakan benih. Sebagaimana solusi diatas ini lebih mudah dan lebih cepat dipanen/tumbuhnya dari pada menanam menggunakan benih seperti bawang daun, bawang merah,mint dan kemangi.

Iklan

Petani Rumahan: Budidaya Labu Siam

Seringkali saya mendapatkan pesanan/saran dari beberapa pembeli:

“Ada jual benih labu siam ga?”

“Tolong lengkapin koleksi benihnya dong seperti labu siam!”

Saya sendiri bingung memangnya ada benih labu siam ya? Karena memang labu siam dikembang biak kan dari bibit yang ditunaskan dari buah labu siam tersebut, sebagaimana kelapa.

Maka pada kesempatan ini saya akan menulis mengenai cara budidaya labu siam, sebenarnya saya belum pernah menanam sendiri, hanya saja saya memperhatikan orang tua saya dulu sewaktu menanam labu siam sehingga gambar saya ambil saja google:

1. langkah pertama: kita cari labu siam yang tua, karena kita tinggal di kota jadi cari saja di pasar ya, kalau di desa kan bisa kita minta ke tetangga yang menanam labu siam :):

Pilih labu siam yang tua, biasanya sih warnanya agak kekuningan,kulitnya lebih keras kalau kita tusuk dengan kuku , tapi paling simpel nanya penjualnya saja
Pilih labu siam yang tua, biasanya sih warnanya agak kekuningan,kulitnya lebih keras kalau kita tusuk dengan kuku , tapi paling simpel nanya penjualnya saja

2. Langkah kedua : pembibitan,

Setelah kita mendapatkan labu siam yang cukup tua maka taruh ditempat yang lembab dan tidak terkena matahari agar tunas bisa segera muncul mungkin diperlukan waktu sekitar 15 harian bahkan lebih,

buah labu siam yang sudah mengeluarkan tunas = bibit siap tanam
buah labu siam yang sudah mengeluarkan tunas = bibit siap tanam

3. Langkah Ketiga adalah Penanaman:

Persiapan yang perlu dipersiapkan tentu media tanam tanah yang sudah digemburkan campurkan dengan pupuk dasar seperti pupuk kandang, kompos dan NPK juga boleh, setelah siap baru deh proses penaman dilakukan:

penanaman labu siam

4,Langkah keempat:

Setelah ditanam tentunnya tanaman labu siam akan tumbuh menjalar maka perlu diberikan ajir atau bambu penyangga atau pun atap/para-para agar tanaman tidak menjalar ditanah atau pun menjalar kemana-mana sehingga tidak rapi. Tanaman akan bercabang cabang seiring dengan bertambahnya daun (karena diketiak daun muncul cabang baru).  Dan cabang-cabang muda/pucuk-pucuk tersebut bisa kita petik sebagai sayauran. Sudah pernahkan tentunya memasak sayur daun muda dari labu siam sekaligus pucuk tanamannya kan?

para-para tempat labu siam menjalarkan dirinya
para-para tempat labu siam menjalarkan dirinya
daun dan pucuk labu siam Cocok dimasak dibuat sayur bening atau pun oseng-oseng
daun dan pucuk labu siam
Cocok dimasak dibuat sayur bening atau pun oseng-oseng
bunga dan bakal buah labu siam cocok untuk disayur bening maupun dioseng-oseng :
bunga dan bakal buah labu siam 
Siap untuk dipanen
Siap untuk dipanen