Obrolan Kadaluarsa Benih Bersama Pemilik Toko Pertanian

 

Sebut saja namanya Fulan umur sudah lebih dari 70 tahun, dia adalah pemilik toko pertanian di daerah saya. Sebenarnya kejadian ini sudah dua kali terjadi. Mungkin karena  ingin meyakinkan atau pun menegaskan saya juga tidak tahu.
 
Ketika itu saya bertanya kepada beliau suatu benih kemudian dia memberikan sebuah produk dan saya mengetahui kalau produk tersebut sudah kadaluarsa. Memang sih benih nya masih mempunyai daya tumbuh yang bagus, tapi saya cancel untuk membeli benih tersebut dengan pertimbangan kalau dijual tidak laku.
 
Kemudian dia bercerita tentang kadaluarsa benih. Bahwasanya sebagian tanggal kadaluarsa hanyalah permainan distributor maupun produsen benih saja. Loh koq bisa??
 
Beliau mengeluarkan  barang bukti berupa beberapa bungkus benih kemasan utuh dengan modus yang berbeda diantaranya:
Bukti pertama: Label kadaluarsa yang sudah habis masanya ditimpa dengan label baru dengan masa kadaluarsa yang baru padahal barangnya sama. Beliau memberikan beberapa contoh ada yang setelah kita buka label baru langsung terlihat label yang lama yang sudah dicoret dengan spidol, ada juga yang label lama tidak dicoret. Ada juga kadaluarsa yang lama berupa stempel atau cap kemudian setelah habis masanya ditimpa dengan kertas label kadaluarsa.
 
Bukti kedua : Ada dua bungkus produk yang sama dengan masa kadaluarsa berbeda 2 tahun padahal no. lot nya sama, bukannya produk dengan no. lot sama menunjukkan masa produksinya juga sama? Ini kebanyakan dilakukan distributor benih, ketika mau memasukkan ke toko pertanian baru di kasih cap atau label kadaluarsa.
 
Bukti ketiga: benih yang masa kadaluarsanya masih jauh sekitar 2 tahun lagi ternyata setelah di tes sama beliau, ternyata tidak tumbuh sama sekali.
 
Beliau menambahkan bahwa vonis suatu benih itu tumbuh tidaknya mestinya tidak perlu, karena itu termasuk perkara ghaib, bukannya yang menentukan tumbuhnya benih adalah Allah subhanahu wa taalla. Yang terpenting adalah data kapan benih itu diproduksi. Ibaratnya orang ngakunya 25 tahun setelah di cek KTP atau tanggal lahirnya sudah berusia 50 tahun, itulah keadaannya benih sekarang. Mengaku kadaluarsanya masih panjang tapi tidak mau diketahui kapan diproduksinya. Kita tidak perlu orang bilang umurnya masih 10 tahun lagi (siapa yang menjamin), tapi yang kita perlu umur dia berapa?? Begitupun benih
 
Wallahu a’lam
Iklan

4 thoughts on “Obrolan Kadaluarsa Benih Bersama Pemilik Toko Pertanian

  1. Wah.. Jadi sayang ya buat yang gak tau… Alih2 coba ditanam, kemungkinan besar bakal dibuang gitu aja bibitnya.. Oia, salam (mbak/mas nih? hehe). Saya tertarik beli benihnya yg 1000an. Update yang februari 2013 masih berlaku untuk maret ini kah? Makasi 🙂

  2. saya setuju, coz saya pernah beli bibit terong ungu, dilabel bungus sudah kadaluarsa 1 tahunan, tp setelah saya coba tanam, tumbuh dan berbuah lebat…

  3. Sehrs nya ada pihak berwenang memperketat masalah kadaluarsa benih ini. Banyak benih yg harganya tidak murah. Dan kita tahu benih jg memiliki batas kemampuan tumbuh. Jgn sampai kita/ petani/penjual dirugikan dgn benih abal2.

    Sejauh ini resiko benih kadaluarsa ada di pihak user/pengguna sementara produsen lenggangkangkung, ini tidak adil. Sbg pengguna kita hanya sebatas mengembangkan tehnik agar benih mudah tumbuh, tp kita tak boleh lupa bhw kualitas benih jg akan berpengaruh.

    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s