PETANI RUMAHAN : BUDIDAYA SAWI CAISIM

Bismillah

Persemaian.

Rumah bibit (tergantung cuaca. Jika curah hujan tinggi dan suhu tinggi, maka perlu naungan)

Rumah bibit dibuat dari bambu dengan atap plastik transparan.  Lebar 1,5 m, tinggi bagian depan 1,3 m, tinggi bagian belakang 1 m, dan panjang sesuai keperluan. Panjang bedengan 1-3 m sesuai dengan kebutuhan bibit yang akan ditanam.  Bedengan pembibitan dibuat pada lahan berukuran 80-120 cm.

Penyemaian benih.

Benih ditabur pada permukaan bedengan, kemudian  didalam rumah semai dengan tanah halus setebal 1-2 cm.

Lakukan perawatan penyiraman dengan menggunakan sprayer.

Benih yang baik akan tumbuh setelah 3-5 hari.

benih caisim
benih caisim

Penyemaian dirumah bibit sampai siap tanam (3-4 minggu).

9 hari setelah tanam
Kalau saya langsung sebar saja di halaman karena dalam skala rumahan, pertimbangannya karena tidak terlalu keran terik matahari dan sedang musim kemarau jadi tidak terkena hujan. apabila musim hujan lebih baik di semai di tray saja

Pengolahan lahan.

Tanah dicangkul dan dibuat bedeng dengan ukuran 120 cm dan panjang sesuai dengan ukran petak anah.tinggi bedeng 20-30 cm, dan jarak antar bedeng 30 cm.

Taburi pupuk dasar dan campur dengan tanah.

Rapikan bedengan.

Penanaman.

Jarak tanam yang dipakai adalah double row (2 baris tanam) per bedenng degan jarak tanam 40×40 cm atau 20×20 cm (cain putih dan caisin hijau – 1 bedeng caisin putih 3 baris dan 1 bendeng caisin hijau 5 baris).

Penanaman dilakukan pada tanaman yang berumur 3-4 minggu atau mempunyai daun 3-5 helai.

Satu lubang tanam diisi satu bibit.

17 hari setelah tanam
sudah tumbuh 4-5 helai daun, cocok buat dipindah tanam

Penggalian lubang tanam dilakukan dengan tangan atau menggunakan ajir pada ukuran 4-8  x 6-10 m.

Pindahkan dengan hati-hati jangan sampai akar dan daunnya rusak.

Pemeliharaan.

Penyiraman (sesuai dengan kebutuhan tanah) sejak disemai sampai tumbuuh dewasa, air selalu dibutuhkan.

Penyulaman tanaman sulaman biasanya diambil dari bibit tanaman yang masih tersisa di bedeng pembibitan.

37 hari setelah tanam
37 hari setelah tanam

Penyiangan dilakukan secara manual setiap 2 minggu sekali/ sesuai pertumbuhan gulma. Biasanya penyiangan, penggemburan dan pengguludan dilakukan sekaligus untuk menghemat tenaga kerja.

41 hari setelah tanam
41 hari setelah tanam

Pemberian pupuk tambahan diberikan setelah berumur 3 minggu setelah tanam dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali.

44 hari setelah tanam
44 hari setelah semai

Pada hari-44 tersebut juga dilakukan pemanenan perdana, rencananya mau memotong 4-5 tanaman untuk disayur nanti siang..

Panen.

Panen dilakukan saat tanaman berumur 40-50 hari, mulai dilakukan pada minggu ke-7 setelah tanam.

Sebaiknya panen dilakukan sebelum berbunga.

Cara panen

Dengan cara mencabut seluruh tanaman beserta akarnya.

Dengan memotong bagian pangkal atasnya dengan pisau.

hasil panen
hasil panen
Iklan

2 thoughts on “PETANI RUMAHAN : BUDIDAYA SAWI CAISIM

  1. salam…. cukup menarik artikelnya pak. terima kasih sudah berbagi ilmunya,
    oh iya untuk bibit tersebut saya bisa mendapatkannya dimana ya pak. sebab beberapa kali saya mencoba tanam selalu gagal. hanya bertahan di 3 helai daun saja kemudian dia kering.
    mohon infonya. terima kasih

  2. saya juga lagi cobain tanam sawi yang bibitnya saya beli di blog ini, saya mau tanya pak, kalau kemangi itu butuh banyak air atau tidak? soalnya kok belum berkecambah sudah 1 minggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s